Banjir Bekasi Jilid 2

Fg
Rabu, 26 Februari 2020.
Banjir Jilid 2 di Tahun 2020. Lebih dahsyat dari jilid 1 yang teng nya tgl 1 Jan 2020.

Dan, kemarin tetiba Bu Indri nelpon. Ngabarin mau datang bersama kawan-kawan dari JABAT. Singkatan dari JAPNas Berbakti. JAPNas artinya Jaringan Pengusaha Nasional.

Kawan-kawan FORTARA (Forum Relawan Utara) stand by dari kemarin. Tiga guru Sekolah Alam Prasasti sampai menginap.

Siangnya meluruk dua mobil. Satu Fortuner hitam. Satunya Nisan. Alhamdulillah... menyerahkan sejumlah amanah.

Hari ini, anak-anak pun kerja bakti. Packing. Beras-mie-aer minum dll.

Siangnya, perahu mengantar. Ustadz Munawir dan bang Bohir. Setelah sebagian diserahkan kepada warga sekitar, kemudian warga Sungai Kramat Desa Pantai Harapan Jaya Kec Muara Gembong.

Setelah dipacking disatukan dalam karung. Karung digotong. Masukan perahu. Butuh dua perahu.

Perahu membelah Kali Piket. Deburan air beraduk dengan suara angin yang kalah saing sama suara mesin etek-etek. Naek perahu saat banjir itu bagai naek ayunan.  Sepanjang jalan diayun ombak dan gelombang.

Ketemu bendungan KPI pas Kong Len. Perahu melipir ke kanan. Masuk melewati sawah yang sudah jadi lautan.

Terbayang di kepala saya. Kesulitan warga. Karena tempat mencari nafkah mereka harus hancur oleh air bah. Gagal tanam.

Hari ini saya menyaksikan sendiri. Betapa banjir sudah merata. Seantero kecamatan Kab Bekasi hampir terpapar.

Pemandangan motor yang berbaris di jalan. Jadi tontonan lazim. Maklum rumah warga sudah tertutup air. Sekitar 50-1 meter. Terutama di Sungai Labuh. Daerah pinggiran sungai.

Titik tuju kita langsung ke Sungai Kramat. RT Kong Jaelani. Desa Harapan Jaya Kec Muara Gembong.

Di sini air sudah meluyah ke mana-mana. Rumah jadi seperti akuarium dengan Aer rada keruh.

Warga sudah dikondisikan. Tinggal ngabsen doang. Selesai bagi-bagi. Terus foto-foto.

Sepanjang jalan banyak WA dari kawan-kawan. Mengabarkan kondisi riil.

Namun baru satu rombongan yang bisa kita antar.

InsyaAllah, bila ada rombongan yang mau masik. Kami akan menghantarkannya kepada para penyintas banjir.

Barakallah....

Komentar

Posting Komentar